Cara Pandai Chattingan biar Cepat Closing yang Benar

[pgp_title]

Di postingan ini kami akan jelaskan perihal Cara Pandai Chattingan biar Cepat Closing yang Benar. Banyak yang bingung bagaimana caranya mengarahkan pembeli yang tanya-tanya agar closing. Ada yang sudah menjelaskan panjang lebar tapi si calon konsumen hilang seperti ninja. Habis tanya tidak ada kabarnya. Ada yang gagap, bingung gimana menjawab pertanyaan calon konsumen dengan tepat?

Cara Pandai Chattingan biar Cepat Closing yang Benar

Cara Pandai Chattingan biar Cepat Closing yang Benar

Jika Anda jualan (apalagi bila bisnisnya online) maka mungkin saja persoalan-persoalan di atas sering Anda temukan sehari-hari. Dan apabila emang itu yang Anda permasalahkan maka bacalah artikel ini sampai habis. Siapa tahu ketemu solusinya. Berikut cara chatting berujung closing yang bisa diterapkan :

1. Jualan ga dapat seenaknya

Jualan itu tak bisa seenaknya. Ada yang sekali promosi langsung dapat pembeli. Gak sedikit juga yang promosinya berkali-kali, baru konsumennya nyantol. Tetapi yang masalah itu jika udah promosi berkali-kali enggak ada pembelinya.

Pada dasarnya promosi itu artinya menginformasikan sesuatu pada target pasar “Ini lho produk Saya”. Nah, saat transfer info ini, ada target pasar yang langsung paham, ada juga target pasar yang belum.

Cara Pandai Chattingan biar Cepat Closing yang Benar

Jika ketemu target yang langsung paham dengan sekali promosi itu yang memang dicari. Kalau ketemu dengan target yang perlu penjelasan lebih lanjut, ya jelaskan saja. Gak usah sewot, sebab yang butuh pembeli kita?

2. Banyakin ngobrol dengan calon konsumen

Dan cara membuat calon konsumen cepat mengerti itu dengan cara ngobrol. Kenapa? Sebab ngobrol akan membuat calon customer “fokus” kepada penjelasan Anda dan Anda fokus pada mereka. Ngobrol personal ialah alat pemasaran paling effektif yang ga pernah lekang oleh waktu.

Cara Pandai Chattingan biar Cepat Closing yang Benar

Cara ini berkaitan dengan Customer Behaviour alias tingkah laku pembeli. Karena biasanya orang Indonesia itu suka sekali ngobrol atau selalu saja ada sesi tanya jawab sebelum membeli.

Meskipun semua sudah dijelaskan di media promosi seperti Broadcast Promosi, Brosur, Landing page, estalase dls, tetap saja ada yang bertanya. Itu artinya secanggih apapun strategi promosi, atau sistem bisnis Anda, konsumen membutuhkan penjelasan lebih dalam. Mereka lebih senang ngobrol dari hati ke hati. Ini wajar, dengan ngobrol ada perasaan lebih nyaman. Mereka juga dapat meyakinkan apakah mereka terlayani dengan sempurna atau tak.

Apabila Anda bisa mendesain sebuah sistem promosi tanpa perlu tanya jawab, itu bagus. Akan tetapi kalau ingin konversi penjualannya lebih besar lagi, Anda perlu siap meladeni pertanyaan calon konsumen. Dan lazimnya, setiap bisnis besar selalu memiliki bagian customer service untuk meladeni tanya jawab dengan calon customer atau pelanggannya.

Cara Pandai Chattingan biar Cepat Closing yang Benar

3. Pahami cara berkomunikasi dengan calon pelanggan

Sifat manusia itu macam-macam. Jadi sifat pelanggan juga macam-macam. Karena sifatnya bermacam-macam maka cara menghandlenya juga bermacam-macam. Kita kagak dapat memperlakukan seluruh customer itu sama. Beda tipe, beda perlakuannya.

Ada 4 sifat dasar manusia yakni koleris, melankolis, plegmatis, dan sanguinis. Buat perlakuan keempat sifat dasar tersebut masing-masing berbeda. Dan inilah yang wajib kita pelajari. Sebab cara berkomunikasi dengan pembeli berdasarkan pendekatan sifat dasar manusia ini, bakal menjadikan komunikasinya lebih efektif dengan mereka. Bila komunikasinya effektif, maka akan semakin mudah jualannya. Pelajari sifat dasar manusia dan cara berkomunikasinya di link atas.

4. Meyakinkan pembeli

Waktu kita promosi, dan mereka mulai bertanya-tanya. Sebetulnya saat itulah besar kemungkinan Anda untuk closing. Calon pelanggan yang merespon promosi Anda perlu diyakinkan meskipun mereka udah yakin. Nah, untuk meyakinkan calon pembeli, Anda harus laksanakan empat hal berikut :

Cara Pandai Chattingan biar Cepat Closing yang Benar

Pertama, jelaskan penawaran kita dengan kalimat sederhana

Mereka bertanya bisa jadi karena mereka belum paham. Dan mereka belum paham, bisa jadi karena materi promosi kita itu rumit untuk mereka. Disaat seperti ini, maka jelaskanlah penawaran kita dengan kalimat sesederhana mungkin. Calon customer tak ingin tahu semuanya. Mereka hanya mau tahu yang mereka mau ketahui aja.

Kedua, fokus mencari NWP calon pembeli

Apabila kita bisa mengetahui apa yang calon pembeli butuhkan, inginkan, dan apa masalah mereka (Needs, Wants, Problem = NWP) maka kita bisa melakukan pendekatan pada mereka dengan lebih baik lagi.

Cara tahu NWP calon customer adalah dengan bertanya pada mereka apa sebetulnya yang mereka cari dalam produk kita. Sayangnya, banyak penjual mendadak jadi dukun. Mereka mengira-ngira apa kebutuhan calon pembeli.

Cara Pandai Chattingan biar Cepat Closing yang Benar

Ketiga, berikanlah efek persuasi

Buat yang belum tahu Apa itu persuasi coba google. Ketik saja persuasi nanti muncul pengertiannya. Nah, buat mempersuasi orang lain, kita dapat menggunakan efek social Proof yakni dengan menunjukkan testimoni. Jualan dengan testimoni dan tanpa testimoni itu bedanya jauh. Tapi bila emang belum punya testimoni, bisa menggunakan efek persuasi lainnya.

Keempat, tonjolkan Pain-Pleassure

Maksudnya tonjolkan apa kerugian yang akan ditanggung calon pelanggan bila mereka menunda beli (Pain). Atau tonjolkan apa keuntungan yang dapat calon pembeli nikmati apabila mereka segera memutuskan beli (Pleassure).

Dalam hidup ini, seseorang bergerak disebabkan menghindari Pain dan mengejar pleassure. Bila dia koleris atau sanguinis tunjukan Pain dan Pleassurenya. Bila dia melankolis, tunjukan painnya. Kalau dia plegmatis tunjukan pleassurenya

Cara Pandai Chattingan biar Cepat Closing yang Benar

5. Pahami cara chatting yang baik

Sebab saat chatting kita mesti bikin konsumen merasa nyaman, maka untuk mengadakan itu ada prosedurnya. Ketika chatting dengan calon pembeli laksanakan hal-hal di bawah ini.

a. Akhiri setiap jawaban Anda dengan pertanyaan

Jangan biarkan chat kita selesai dengan jawaban. Akhiri kalimat kita dengan pertanyaan, agar memancing percakapan berlanjut. Dia tertarik, kita bertanya. Dia diam, kita tanya. Pokoknya tanya terus sampai transfer.

b. Sebut namanya, selipkan emot dan ulangi kalimat calon customer

Hal ini bertujuan supaya kita dianggap penjual yang ramah sehingga calon customer nyaman ngobrol dengan kita.

c. Bila menjelasakan manfaat produk, gunakan pola 3 in 1

Jika calon pelanggan tanya manfaat produk, jelaskan 3 keuntungan dalam 1 kalimat. Contohnya “Ketika bapak/ibu … memiliki produk ini, maka akan mendapat A, B, dan C”

d. Tunjukan empati

Jangan mikir closing-closing aja. Tuluslah memberikan solusi untuk masalah calon customer. Fokuslah ke calon pembeli, bukan transferannya. Kalau Anda fokus ke calon pembeli, hasil nanti akan mengikuti. Kalau emang produk Anda adalah apa yang dia perlukan, pasti akan beli.

Demikian info perihal Cara Pandai Chattingan biar Cepat Closing yang Benar, kami harap post kali ini bermanfaat buat teman-teman semua. Kami berharap postingan ini dibagikan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *